Sabtu, 10 Januari 2009

Latihan Fisik Baik Bagi Ereksi Lelaki

WINA (Persbiro): Sebuah riset selama dua tahun di Cologne University Medical
Center, Jerman, memperlihatkan program latihan fisik yang dirancang secara
khusus ternyata berdampak sehebat Viagra dalam mengatasi disfungsi ereksi
P.n*s pria.
Menurut studi tersebut pelatihan atas otot-otot tertentu di daerah pinggul
dapat membantu mengatasi masalah ereksi. Para periset berharap studi klinis
mereka itu dapat membenarkan anggapan bahwa latihan/olahraga mampu memberi
manfaat yang optimal.

"Tapi kami benar-benar kaget, karena ternyata latihan tersebut sangat hebat
hasilnya," kata Frank Sommer, periset tersebut, kepada Reuters Health.

Dalam ujicoba itu, 104 pasien dengan masalah ereksi yang masih dini maupun
menengah, boleh memilih minum Viagra, plasebo atau latihan fisik khusus.

Hasilnya, sebanyak 80% peserta yang memilih latihan fisik melaporkan ereksi
P.n*s mereka jauh lebih baik, dibandingkan dengan 74% yang minum Viagra atau
18% yang memilih plasebo.

Program pelatihan itu ditujukan untuk memperbaiki pasokan darah di sekitar
pinggul, bokong dan otot-otot kaki bagian atas dengan latihan jongkok
(squatting) dan angkat kaki dan pinggul.

Dengan latihan itu aliran darah ke P.n*s mengalami peningkatan yang berarti.
Kenyataannya, kemampuan ereksi meningkat sampai 46% dalam tiga bulan
latihan.

"Latihan adalah pilihan pengobatan yang konservatif tetapi realistik," bagi
pasien dengan masalah ereksi dini sampai menengah, kata Sommer.
Latihan fisik yang dilakukan secara teratur ternyata tak hanya berguna bagi kebugaran fisik saja. Namun, terbukti menurut penelitian dapat meningkatkan kualitas seks kaum lelaki. Latihan fisik secara teratur, mempunyai efek yang sama efektifnya dengan memakai Viagra. Penelitian mengenai hal ini dilakukan selama dua tahun oleh tim dari Cologne University Medical Center di Jerman.
Dari hasil penelitian, telah ditemui bahwa otot bagian panggul dapat dibantu dengan penegangan, sehingga para peneliti mengharapkan penemuan ini dapat membawa manfaat baru bagi dunia kesehatan, kata Dr Frank Sommer, ketua tim peneliti. “Kami cukup terkejut melihat cara kerjanya yang sangat efektif,” katanya
Tes dilakukan pada 104 pasien yang memiliki masalah dengan peredaran sildenafil. Mereka kemudian disuruh melakukan latihan fisik secara teratur selama tiga minggu. Hasilnya, 80% partisipan dilaporkan memperoleh kemajuan saat ereksi.
Program latihan ini difokuskan pada gerakan kaki dan pantat. Tujuannya yaitu memperlancar peredaran darah menuju panggul. Lelaki yang menjalani latihan juga dihitung aliran darahnya setelah ereksi. Setelah menjalani latihan selama 3 bulan, 46% diantaranya mengalami perkembangan saat ereksi.
Sommer menilai latihan ini merupakan cara perawatan yang mengagumkan untuk para pasien yang bermasalah dengan peredaran darahnya. Setelah mendapatkan pengakuan dari European Association of Urology, para peneliti tengah sibuk mempersiapkan untuk memperkenalkan hasil penemuannya pada publik. (yz/bbc)

Latihan fisik sama hebatnya dengan Viagra atasi disfungsi ereksi
Oleh Linda Tangdialla

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar